Senin, Maret 23, 2009

Ada apa dengan Try out ??

"Kabid Dikmen Dinas Pendidikan (Diknas) Kota Malang Sugiharto mengatakan, dari hasil tryout kedua masih sangat mengkhawatirkan. Secara umum dari total enam ribuan siswa SMA, baru sekitar 64 pesen yang lulus tryout. Sedangkan untuk SMP, dari sekitar enam ribuan siswa angka kelulusannya juga sekitar 60 persen. "Prosentase yang banyak tidak lulus adalah sekolah awasta. Malahan ada yang seratus persen tidak lulus," ujar Sugiharto. Di tanya sekolah tersebut, dia tidak bersedia menyebutkan."
Radar Malang Senin 23 maret 2009

Ungkapan tersebut di atas memang cukup beralasan mengingat waktu ujian nasional semakin dekat tentunya perlu strategi yang jitu untuk dapat berhasil du ujian nasional.

Sepengetahuan penulis ada beberapa hal yang menyebabkan hasil try out masih jauh dari harapan :
Dari sisi siswa ;
  1. Tingkat ketelitian dalam mengerjakan soal masih mengkhawatirkan alias ceroboh. hal ini diindikasikan dari 4 kali try out yang sudah kami lakukan ternyata masih banyak siswa melakukan kesalahan-kesalahan yang tidak perlu misalnya : tidak membaca/memahami soal dengan lengkap sehingga siswa memilih jawaban yang salah (pengecoh)
  2. Rendahnya motivasi untuk berhasil memperoleh nilai yang bagus alias usahanya masih sangat kurang
  3. Pemahaman/penguasaan kompetensi yang diujikan terutama pada jenjang/kelas sebelumnya masih rendah.
Saran
  1. Guru pengajar mencermati soal yang di try out kan apakah sudah fokus dengan kompetensi yang diujikan.( alias tidak asla try out)
  2. Guru pengajar melakukan analisis dan evaluasi hasil try out untuk mengetahui kompetensi yang tidak/belum dikuasai siswa.
  3. Guru melaksanakan try out mandiri yang frekuensinya disesuaikan dengan kebutuhan.
  4. Soal-soal try out mandiri yang dibuat guru handaknya berfokus pada kompetensi yang diuji dan bervariasi
  5. Guru memposisikan sebagai motivator siswanya untuk berhasil.
  6. Membentuk kelompok belajar yang dibimbing guru dengan teknik : siswa yang pandai menjadi ketua kelompok, 1 kelompok = 4-5 orang)
  7. Sekolah mendorong dan memfasilitasi guru mata pelajaran untuk melaksanakan try out mandiri.
  8. Bekerja sama dengan LBB sebagai variasi try out
  9. Memberikan motivasi melalui kegiatan di luar pelajaran : istighosah, psikoterapi dll
  10. Mengoptimalkan komunikasi antara pihak sekolah dengan orang tua
  11. Semua yang terkait berdoa agar sukses dalam UNas

Sabtu, Februari 21, 2009

Beasiswa S1 di Malaysia (lUar Negeri)

dikutip dari milis ALCoB

Bank CIMB NIAGA memberikan kesempatan BEASISWA kepada pelajar
Indonesia untuk melanjutkan S1 di Malaysia dengan program studi :
1.Micro Financing
2.Economics & Adm
3.Business & accounting
4.Syariah Banking
5.Computer Science & IT

Selengkapnya klik disini

Bagi yang tidak hadir

Bagi penyusun naskah try out yang tidak hadir pada undangan MGMP di SMP 11 Malang tanggal 19 Mei 2009 mohon SEGERA menghubungi Bu Aini K (SMPN 3 Malang) HP 08179609657 untuk menandatangani SPJ dan mengambil Sertifikat

Rabu, Februari 18, 2009

Undangan Pertemuan

Mohon Kehadiran pengurus MGMP dan penyusun naskah try out unas 2009 pada
Hari, tanggal : Kamis, 19 Peb 2009
Tempat : SMPN 11 Malang Jl Ikan Piranha Atas (kemirahan ) Malang
waktu : pukul 11.00
Agenda rapat pengurus MGMP : Membahas rencana kegiatan semester genap, Revisi LKS dll
Agenda pertemuan penyusun naskah try out : penandatanganan SPJ kegiatan
Mohon hadir tepat waktu.

NB bagi penyusun naskah yang tidak bisa hadir mohon menghubungi : Ibu Aini Kurniawati, S Pd ( SMPN 3 Malang) HP : 08179609657

BOBOT SOAL UJIAN NASIONAL LEBIH SULIT

Mengutip berita Jawa Pos tanggal 14 pebruari 2009 pada halaman Berita Utama

Untuk Dongkrak Kualitas Siswa

JAKARTA - Bobot soal Ujian Nasional (unas) 2009 dipastikan lebih sulit dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Demikian pula, ujian akhir sekolah berstandar nasional (UASBN). Karena itu, dalam waktu dekat bakal diadakan pelatihan penyusunan naskah soal UASBN di seluruh provinsi. Badan Standardisasi Nasional Pendidikan (BSNP) berharap agar tingkat kesulitan itu bisa mendongkrak kualitas anak didik.

”Bukan untuk menakut-nakuti, tapi semata untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Yang panting, soal unas dan UASBN tidak keluar dari kurikulum yang dipakai sekolah,” ujar Ketua BSNP Prof Mungin Eddy Wibowo kemarin.

Soal unas SMP dan SMA murni disusun BSNP. Naiknya tingkat kesulitan ujian tersebut lantaran hasil unas bagi siswa SMA akan dijadikan indikator untuk masuk ke perguruan tinggi.

Memang, kata dia, hasil unas tahun ini belum menjadi acuan masuk perguruan tinggi. Namun, tahun-tahun ke depan arahnya ke sana. Menurut dia, jika kualitasnya tidak ditingkatkan, perguruan tinggi tidak percaya kredibilitas unas. ”Tiap tahun kami perbaiki kualitas ujian. Terlebih lagi tahun ini karena dikawal perguruan tinggi,” jelas Mungin. Selain itu, hasil unas dijadikan pertimbangan untuk memetakan sekolah, salah satu penentu kelulusan peserta didik, dan syarat sekolah mendapat bantuan pendidikan.

Meski begitu, Mungin mengimbau siswa tak perlu risau. Sebab, hasil unas bukan satu-satunya penentu kelulusan. ”Masih ada syarat lain. Misalnya, lulus mata pelajaran di sekolah. Jika hasil unas bagus, tapi ujian di sekolah gagal, siswa bisa dinyatakan tidak lulus,” terangnya.

Untuk UASBN (unas SD), penyusunan naskah soal 75 persen dilakukan provinsi dan 25 persen pemerintah pusat. Rencananya, BSNP menggelar pelatihan terhadap para guru penyusun naskah UASBN. Pelatihan dibagi dua sesi. Gelombang pertama dilaksanakan 18-25 Februari untuk 17 provinsi yang meliputi Indonesia Timur. Gelombang kedua berlangsung 28 Februari hingga 8 Maret untuk 17 provinsi lainnya.

Untuk penyusunan naskah UASBN SD/MI, tiap kabupaten/kota akan diambil tiga guru. Yakni, pengajar matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Sedangkan guru pembuat naskah UASBN SDLB diambil per provinsi, yakni 18 guru.

Penyusunan naskah soal UASBN didampingi dosen dari perguruan tinggi terdekat yang sesuai dengan bidang keahliannya. Yakni, dosen matematika, bahasa Inggris, dan bahasa Indonesia. ”Dengan demikian, kami berharap agar kualitas soal unas dan UASBN terjaga. Output yang dihasilkan juga meningkat,” ujarnya.

Selasa, Februari 10, 2009

Lagi Kumpulan Soal Unas

Mau download soal Unas disini

Jumat, Januari 30, 2009

Sertifikat Pelatihan ICT

Sertifikat Pelatihan ICT MGMP Matematika bisa diambil hubungi Pak Teguh SMPN 21 Malang (081931842436)